Inilah Amalan Sunah Malam Jumat yang Sebenarnya!

Posted on 8 views
Amalan Sunnah Malam Jumat Baca QS Al-Kahfi dan Sholawat


JUMAT adalah hari raya mingguan umat Islam. Malam Jumat pun menjadi waktu istimewa dan ada amalan Sunah Malam Jumat yang dianjurkan Rasulullah Saw. Apa saja Amalan Sunah Malam Jumat?

DI hari Jumat, umat Islam melaksanakan shalat Jumat secara berjamaah di masjid. Karena hari berkumpulnya kaum muslim di masjid (jama’ah), maka hari keenam dalam sepekan ini dinamakan Jumat, bukan “Sittah” (keenam) jika merujuk pada nama-nama hari Ahad (Minggu), Itsnain (Senin), Tsalasah (Selasa), ‘Arba’ah (Rabu), dan Khomsah (Kamis).

Amalan Sunah Malam Jumat

Selama ini, di kalangan umat Islam, Sunah Malam Jumat identik dengan “kegiatan tertentu” suami-istri, dikaitkan dengan sunah mandi sebelum berangkat shalat Jumat bagi pria.

Dalam kitab Riyadhush Shalihin karya Imam Nawawai dicantumkan hadits tentang mandi hari Jumat.

وَعَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمُ الجُمُعَةَ فَلْيَغْتَسِلْ )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian mendatangi shalat Jumat, maka hendaklah ia mandi.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari dan Muslim]

وَعَنْ سَمُرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( مَنْ تَوَضَّأَ يَوْمَ الجُمُعَةِ فَبِهَا وَنِعْمَتْ  وَمَنِ اغْتَسَلَ فَالغُسْلُ أفْضَلُ )) رَوَاهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَالتِّرْمِذِي ، وَقَالَ : (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ)) .

Samurah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Barangsiapa yang berwudhu pada hari Jumat, maka itu baik. Dan barangsiapa yang mandi, maka itu lebih utama.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Jadi, “kegiatan khusus” malam Jumat tersebut hanya dikait-kaitkan, tidak ada dalil khusus, namun juga tidak ada larangan.

Bukan hanya itu, beredar pula bahwa “kegiatan tertentu” itu sama dengan “membunuh sekian Yahudi”. Menurut para ulama, sama sekali tidak ada dasar dalil, Quran ataupun hadits, tentang hal tersebut.

Ini Amalan Sunah Malam Jumat yang Sebenarnya!

Lalu, apa amalan sunah malam Jumat yang sebenarnya? Berikut ini hal-hal yang disunahkan dilakukan umat Islam pada malam Jumat berdasarkan dalil shahih.

1. Membaca Surat Al-Kahfi.

Dari Sa’id al-Khudriy ia berkata, Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ.

“Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada malam Jum’at, maka ia akan mendapat cahaya antara dirinya dan rumah yang mulia (Mekkah)” (HR. Ad Darimi).

Ada juga dalil tentang baca Surat Yasin. Namun, dalilnya disebut lemah (dhoif) oleh para ahli hadits.

2. Perbanyak Sholawat

Selain membaca Quran Surat Al-Kahfi, amalan sunah malam Jumat lainnya adalah memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad Saw.

أَكْثِرُوا الصَّلاَةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةَ الْجُمُعَةِ، فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا.

“Perbanyaklah shalawat untukku pada hari jum’ah dan malam jumah, karena barangsiapa yang bershalawat untukku dengan satu shalawat, niscaya Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali” (HR. Baihaqi).

Secara umum, membaca shalawat dilakukan kapan saja.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا 

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [Al-Ahzaab: 56].

Sholawat Malam Jumat

Ada lagi amalan sunah malam Jumat?

Berdasarkan dalil shahihnya, hanya dua amalan itulah yang dalilnya kuat mengenai amalan sunah malam Jumat, yakni Baca Quran Surat Al-Kahfi dan Perbanyak Sholawat.

Lainnya, lemah, bahkan palsu, atau lebih parah lagi tidak bersumber dari mana pun. Jadi, kedua hal itulah Amalan Sunah Malam Jumat yang Sebenarnya!

Dalam beribadah kita tidak bisa mengarang-ngarang, tapi harus sesuai dengan Al-Quran dan hadits, termasuk contoh dari Rasulullah Saw dan para sahabatnya.

Islam itu sudah sempurna, sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah SWT:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا

“ … Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agama-mu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu …” [QS. Al-Maa’idah: 3].

Menurut Tafsir Ibnu Katsir: 


“(Ayat) ini merupakan nikmat Allah Azza wa Jalla terbesar yang diberikan kepada umat ini (umat Islam), tatkala Allah menyempurnakan agama mereka. Sehingga, mereka tidak memerlukan agama lain dan tidak pula Nabi lain selain Nabi mereka, yaitu Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, Allah Azza wa Jalla menjadikan beliau sebagai penutup para Nabi dan mengutusnya kepada seluruh manusia dan jin. Sehingga, tidak ada yang halal kecuali yang beliau halalkan, tidak ada yang haram kecuali yang diharamkannya, dan tidak ada agama kecuali yang disyari’atkannya. Semua yang dikabarkannya adalah haq, benar, dan tidak ada kebohongan, serta tidak ada pertentangan sama sekali.”

Demikian amalan sunah malam Jumat yang sebenarnya. Wallahu a’lam bish-shawabi. (www.warnaislam.net).*

21 thoughts on “Inilah Amalan Sunah Malam Jumat yang Sebenarnya!

  1. Tidak benar. Mohon disimak kembali alinea pertama tulisan di atas:
    "Sunah Malam Jumat identik dengan "kegiatan tertentu". Ada salah paham dan salah kaprah tentang amalan sunah malam Jumat. Menurut para ulama, tidak ada satu pun ayat dan hadits shahih yang menyebutkan bahwa "kegiatan tertentu" itu merupakan sunah malam jumat atau sunah dilakukan malam jumat."

    Jika ada sahabat pembaca yang menemukan ayat atau hadits tentang hal tersebut, silakan di-share. Buat @ ikHwan ZukHri eL Busyrowiy, silakan share jika benar "bnyak hadits yg mrwytkn ksnnahan pda mlam jum'at". Syukron, afwan….

  2. waduh…
    jgn jdikan smpitnya pngetahuan sbgai lndasan pasti keyakinan mu…
    bnyak hadits yg mrwytkn ksnnahan pda mlam jum'at…

    mgkin psan al faQir cma 1, prbnyak bca kitab dan jgn hnya mndngar dri org lain….
    bca lgsg dri smbernya,.
    😀
    wasslama

  3. Intinya ibadah kepada اَللّه om,,semua yg berujung ke gusti اَللّه itu bgus om,,bukn cm maca surat itu ajh dimalam jum'at om,berdzikir kpda allahu itu jg bgus om,jgn dtnya dalil or hadist na y om,brdzikir dimlam jum'at,,eta mah udh jlas om,smw lbih bgus dilakuin styap mlm ap ajh om,jd biar lbih istiqomah di agama allahu om,

  4. Islam itu indah, sekecil apapun perilaku baik kita menjadi ibadah, islam itu mudah, tetapi janganlah dimudah-mudahkan yu kita taat ibadah, taati aturan pemerintah insya Allah hidup menjadi berkah.

  5. Afwan akh. Mungkin guru guru kita bermaksud baik dalam menyampaikan sesuatu. Tapi bisa saja mereka keliru dalam menyampaikan. Ini manusiawi karena manusia tempatnya salah dan dosa. Kecuali rasulullah yang suci dari dosa dan kesalahan. Islam zaman rasulullah sampai sekarang sudah melalui banyak mulut. Pesannya pasti sudah banyak melenceng kalau tidak berpedoman kepada al quran dan hadist sebagai pengecek keabsahannya. Jadi belum tentu semua guru itu benar. Jadikan saja Al Quran dan Hadist sebagai sumber utamanya dengan pemahaman zaman rasulullah. Saat ini banyak ayat ayat yang dipelintir maknanya, tafsirnya.
    Jadi ya kalaupun berguru, jangan taqlid. Coba cek lagi, sesuai sama firman Allah dan ucapan perbuatan Rasulullah gak akh. 🙂

  6. Kenapa semua orang selalu membicarakan sah dalil-dalil dsb. padahal, kalo antum semua mendapatkan ilmu langsung dari seorang guru, insya allah tidak akan sesat, karena meski sedikit berbeda dari kebanyakan, tetap seorang guru punya landasan sendiri yang mngkin tidak kita ketahui, jadi tetaplah berhusnudzon. karena belajar tanpa seorang guru, syetanlah gurunya 😀

  7. Setuju akhi. Berhati2 lah darimana kau mengambil ilmu (agama). tidak ada guru bisa sesat, tapi salah memilih guru bisa lebih jauh sesatnya. Cek dan ricek guru tmpt belajar, aqidahnya, manhaj-nya. Bukankah di indonesia ini gelar "ustadz" dan "kyai" SANGATLAH MURAH, pake baju gamis, hapal bbrpa ayat, sudah disebut ustadz?! Bnyk ustadz abal2 di indonesia ini, harus kita hati2. Jadi, jngan sembarangan memilih guru, periksa seksama dan teliti siapa gurumu.

  8. Ribut masalah hadis cuma merusak persatuan klo merasa pengikut nabi Muhammad SAW ikuti ahklak rosullulloh baru bener jaman sekarang banyak yang mengaku ahli hadist tpi ahklaknya jauh dari nabi

  9. waduh, kasihan antum, tidak ada yg ribut disini… si penulis menjelaskan dgn sanad dan pengerahuanya, yg brpendapat lain menyanggahnya, yg dicari kebenaran seperti jalan rasulullah salallahu alaihi wassalam… bukan seperti yg kita mau…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *